Ket. Foto: Pengurus/Anggota FPK DKI Jakarta berziarah ke Makam-Makam
Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan (Foto-SP-TM)
JAKARTA-LIDAHTIMOR.COM – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta mengunjungi
makam Kramat KH. Moh. Mansur (Guru Mansur) Jembatan Lima pada Kamis, 18/11/2021
dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 November 2021.
Dalam kunjungan tersebut,
Pengurus/Anggota FPK DKI Jakarta disambut langsung oleh cicit Guru Mansur, Afif
Ahmadi Mansur dan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pariwisata dan Kebudayaan Kota
Jakarta Barat Drs. H. Ahmad Syarofi, M.Si.
Dalam prosesi ziarah ke-lima (5)
makam tersebut, dipimpin oleh Habib Achmad Alaydrus, ST yang merupakan utusan
dari Rabithah Alawiyah Etnis Arab. Kegiatan selalu diawali dengan
penyampaian maksud dan tujuan FPK DKI Jakarta, berziarah dan berdoa bersama,
ramah tamah tamu (FPK DKI Jakarta) dengan tuan rumah (keluarga tokoh dan Dinas
Kebudayaan Jakarta Barat), dan terakhir pemberian penghargaan kepada pihak
keluarga tokoh atau ulama.
Ketua FPK DKI Jakarta A. Syamsul
Zakaria, S.H., M.H mewakili keterwakilan dari anggota FPK DKI Jakarta dan juga
perwakilan dari Kesbangpol DKI Jakarta mengucapkan terima kasih kepada tuan
rumah dan Dinas Pariwisata dan kebudayaan Jakarta Barat dan mendoakan agar selalu diberikan limpahan
berkah dari Allah SWT.
Dalam sambutannya, A. Syamsul
Zakaria mengharapkan, dengan adanya wisata religi ini, tidak hanya sekedar
silaturahmi saja, melainkan juga dapat sejalan dengan harapan bersama agar
momentum ini dari sisi kebudayaan Jakarta Barat terutama dalam hal wisata
religius bisa berbenah lebih baik pada masa yang akan datang.
“Kami juga ingin melihat langsung situs sejarah para tokoh
atau pahlawan yang mendahului kita, yang telah melakukan rentetan
perjuangan dalam memajukan Islam khususnya di Jakarta, ini adalah pahlawan
kemerdekaan,” ujar Syamsul Zakaria.
Ketua FPK menjelaskan, dalam
rentetan perjalanan wisata religi yang didatangi hari ini dari lima (5) makam
para habib, FPK ingin menyampaikan kepada pemda DKI Jakarta khususnya agar para
makam pahlawan-pahlawan dapat diperhatikan dengan baik, sarana dan prasarana
agar tempat-tempat wisata religi ini dapat dikunjungi para generasi
muda/mahasiswa, pahlawan dan lainnya sebagai tempat untuk belajar dan lebih
mengenal sejarah para pejuang kemerdekaan.
Dalam Sambutan Kepala Suku Dinas
(Kasudin) Kebudayaan Kota Jakarta Barat Drs. H. Ahmad Syarofi, M.Si menyambut
baik kunjungan dari FPK DKI yang berziarah ke ke makam makam para pendahulu
yang telah menyumbangkan banyak pikirannya.
Ahmad Syarofi menjelaskan, untuk
Guru Mansur sendiri beliau lahir sebelum Indonesia merdeka yakni tahun 1800-an,
dan negara Indonesia berhutang banyak kepada umat Islam.
Untuk itu, Ahmad Syarofi menegaskan
bahwa kepada semua orang bahwa Amar Ma'ruf nahi munkar merupakan harga mati,
melihat sejarah perjalanan para pahlawan Islam dalam memperjuangkan
kemerdekaaan.
“Bagi saya realitas sejarah masih penting begitu banyak
hutang negara pada pahlawan. beliau (Guru Mansur) mahir, banyak ilmu,” ujar
Ahmad Syarofi
Terakhir, menyambut niat baik FPK
DKI Jakarta, Ahmad Syarofi menuturkan dalam rangka peringatan hari pahlawan
Insya Allah Qobul dan mengharapkan Pembangunan Kebangsaan Indonesia akan lebih
baik pada masa depan yang akan datang.
Penulis: Rahmawati
Editor : Martin Uung

